Senin, 12 Februari 2024

Lumpia Khas Semarang

 

 


Lumpia makanan yang tercipta dari pasangan Tionghoa - Jawa di Semarang. Kota Semarang sendiri terletak di lokasi yang strategis dalam jalur perdagangan di nusantara. Di masa lalu Semarang memiliki pelabuhan yang banyak mengangkut hasil bumi di pulau jawa, salah satunya rempah - rempah. Tjoa Thay Joe, merupakan pria asal tiongkok. Ia bertetangga dengan Wasi yang merupakan istrinya, mereka sering bertukar ide tentang jajanan kecil yang mereka jual. Hingga akhirnya lahirlah Lumpia pada abad ke - 19. 

Lumpia merupakan makanan kecil khas semarang yang terdiri atas olahan rebung yang dibungkus dengan kulit tipis dan biasanya disajikan dengan saos cocolan dengan daun bawang ataupun cabai sebagai pendampingnya. Umumnya isi lumpia adalah kombinasi olahan rebung dengan udang. Lumpia banyak disukai oleh berbagai kalangan, mulai dari yang muda hingga tua hal ini  karena rasanya yang otentik. Namun, bagi sebagian orang yang tidak menyukainya rebung yang menjadi isiannya meninggalkan aroma tak sedap bagi yang tak menyukainya. Hal ini dapat terjadi apabila dalam pengolahannya kurang baik alhasil dapat meninggalkan bau yang tak sedap. 

Sebagai seorang pembisnis, lumpia merupakan makan yang cocok untuk dijual karena banyak diminati dan menjadi ikon oleh - oleh khas Kota Semarang. Karena wisatawan dari luar Kota Semarang banyak membeli lumpia sebagai buah tangan mereka selepas berkunjung ke Kota Semarang. Di jaman yang sudah maju ini banyak inovasi inovasi lumpia yang tersedia seperti, lumpia dengan isian bengkoang, lumpia frozen serta lumpia basah. Banyak pilihan yang dapat dirasakn oleh konsumen sehingga konsumen dapat membeli sesuai dengan selera mereka. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tips mengolah rebung agar tidak bau

Rebung merupakan bahan dasar dalam pembuatan lumpia. Dalam sejarahnya Lumpia datang dari sepasang suami istri Tionghoa - Jawa yaitu Tjoa Tha...