Minggu, 18 Februari 2024

Tips mengolah rebung agar tidak bau



Rebung merupakan bahan dasar dalam pembuatan lumpia. Dalam sejarahnya Lumpia datang dari sepasang suami istri Tionghoa - Jawa yaitu Tjoa Thay Joe dengan istrinya Warsih, mereka berdua adalah penjual jajanan di Kota Semarang di kawasan Johar yang kini lebih akrab dikenal sebagai Pecinan semarang. Awalnya sang suami Thoa Thay Joe menjual lumpia dengan isian rebung dan daging babi, namun dikarenakan masyarakat di Kota Semarang kala itu lebih banyak beragama Muslim sang istri Warsih akhirnya memodifikasi isian tersebut menggunakan daging ayam dan juga udang. 

Dari situlah awal mula terciptanya lumpia yang kini menjadi ciri khas oleh - oleh khas semarang. Namun, berbeda tangan pembuatan berbeda pula hasilnya, rasanya kecewa apabila membeli lumpia tetapi rebungnya meninggalkan bau kurang sedap. 
Faktanya masih banyak yang salah mengolah rebung sehingga dalam penyajiannya meninggalkan bau pesing khas rebung. Sebagai seorang pengusaha tentunya kita menginginkan olahan rebung yang baik hingga sampai ke customer. Sebenarnya pengolahan rebung hanya dengan direbus dengan air yang mendidih tetapi jika masih meninggalkan bau bisa dicoba dengan cara yang dibawah ini.

1. Merebus dengan menggunakan air kelapa 
jika dalam perebusan rebung menggunakan air biasa tidak dapat menghilangkan baunya, maka dapat dicoba dengan merebus menggunakan air kelapa selama 10 hingga 15 menit dalam air mendidih. 

2. Merendam dengan air garam 
Cara yang kedua adalah dengan merendam rebung dengan air garam sebelum direbus. Caranya mudah hanya dengan memasukan rebung yang sudah dipotong - potong kedalam rendaman air yang sudah diberi garam, rendam rebung selama 20 - 30 menit. Garam dapat memberikan efek empuk pada rebung yang direndam 

3. Merebus dengan daun jeruk dan jahe 
Alternatif lain adalah dengan merebus menggunakan jahe dan juga daun jeruk, caranya mudah hanya dengan mencuci rebung hingga bersih lalu iris tipis rebung kemudian rebus di air mendidih dan tambahkan daun jeruk dan juga jahe secukupnya. 

Rekomendasi lumpia khas semarang

Tahu gak sih pengolahan lumpia yang baik dan benar agar tidak bau? 

Lumpia merupakan camilan yang berisikan olahan rebung, telur, daging ayam, dan juga daging udang yang kemudia digulung menggunakan kulit tipis dan digoreng. Namun, seiring perkembangan jaman lumpia tidak hanya berisikan rebung dan daging tetapi ada juga yang berinovasi dengan isian bengkoang, akan tetapi yang menjadi ciri khas lumpia semarang adalah lumpia berisikan olahan rebung dan daging. 

Menurut riset sebagian orang kurang menyukai makanan lumpia dikarenakan bau yang dikeluarkan oleh rebung lho. Nah, itu bisa terjadi dikarenakan pengolahannya kurang tepat, sebenarnya cara mengatasinya hanya dengan direbus di air yang mendidih. Kendati demikian banyak yang kurang berhasil dengan cara ini. 

Sebagai cutomer pasti mereka menginginkan lumpia yang berkualitas dengan harga yang ekonomis. Lumpia Cik renren dapat menjadi pilihan oleh oleh lumpia khas semarang yang tepat untuk itu.

Dalam kesempatan beberapa hari yang saya berkesempatan mewawancarai customer Lumpia Cik Renren. Mereka mengatakan bahwa perbedaan Lumpia Cik Renren dengan lumpia yang ada di Kota Semarang adalah tidak berbau pesing dari rebung. Sehingga banyak yang menyukai Lumpia Cik renren ini. Lumpia Cik Renren juga menawarkan garansi 30 jam dalam perjalanan apabila basi dapat dikembalikan. Lumpia Cik Renren juga menawarkan layanan gratis ongkir di area Kota Semarang hal ini dapat menjadi point plus bagi Lumpia Cik Renren sebagai pilihan yang tepat apabila ingin memesan lumpia khas semarang. Sebagai pembuktian saya juga membeli produk dari Lumpia Cik Renren, saya membeli ukuran mini box seharga Rp. 20.000 isi 5 pcs. Yang saya rasakan adalah isian rebung benar benar tidak bau, rasa daging ayam dan udang nya pun terasa, tidak hanya itu isian lumpia nya juga padat dan juga renyah. 

Jika tertarik untuk membeli silahkan kunjungin instagram @lumpiasemarngfrozen dan juga di 

e-commerce shopee di lumpiacikrenren7











Senin, 12 Februari 2024

Lumpia Khas Semarang

 

 


Lumpia makanan yang tercipta dari pasangan Tionghoa - Jawa di Semarang. Kota Semarang sendiri terletak di lokasi yang strategis dalam jalur perdagangan di nusantara. Di masa lalu Semarang memiliki pelabuhan yang banyak mengangkut hasil bumi di pulau jawa, salah satunya rempah - rempah. Tjoa Thay Joe, merupakan pria asal tiongkok. Ia bertetangga dengan Wasi yang merupakan istrinya, mereka sering bertukar ide tentang jajanan kecil yang mereka jual. Hingga akhirnya lahirlah Lumpia pada abad ke - 19. 

Lumpia merupakan makanan kecil khas semarang yang terdiri atas olahan rebung yang dibungkus dengan kulit tipis dan biasanya disajikan dengan saos cocolan dengan daun bawang ataupun cabai sebagai pendampingnya. Umumnya isi lumpia adalah kombinasi olahan rebung dengan udang. Lumpia banyak disukai oleh berbagai kalangan, mulai dari yang muda hingga tua hal ini  karena rasanya yang otentik. Namun, bagi sebagian orang yang tidak menyukainya rebung yang menjadi isiannya meninggalkan aroma tak sedap bagi yang tak menyukainya. Hal ini dapat terjadi apabila dalam pengolahannya kurang baik alhasil dapat meninggalkan bau yang tak sedap. 

Sebagai seorang pembisnis, lumpia merupakan makan yang cocok untuk dijual karena banyak diminati dan menjadi ikon oleh - oleh khas Kota Semarang. Karena wisatawan dari luar Kota Semarang banyak membeli lumpia sebagai buah tangan mereka selepas berkunjung ke Kota Semarang. Di jaman yang sudah maju ini banyak inovasi inovasi lumpia yang tersedia seperti, lumpia dengan isian bengkoang, lumpia frozen serta lumpia basah. Banyak pilihan yang dapat dirasakn oleh konsumen sehingga konsumen dapat membeli sesuai dengan selera mereka. 

Tips mengolah rebung agar tidak bau

Rebung merupakan bahan dasar dalam pembuatan lumpia. Dalam sejarahnya Lumpia datang dari sepasang suami istri Tionghoa - Jawa yaitu Tjoa Tha...